Changan Nevo Q05
Changan Nevo Q05 resmi memasuki harga normal setelah masa peluncuran berakhir. SUV listrik kompak tersebut dibanderol Rp349 juta untuk varian Pro serta Rp399 juta untuk tipe Max, berstatus on the road (OTR) Jakarta.
Harga itu sekaligus memperjelas posisi Nevo Q05 di pasar SUV listrik Indonesia. Changan menawarkan dua varian bagi konsumen setelah sebelumnya membuka pemesanan sejak peluncuran di GIIAS 2026.
Nevo Q05 bukan lagi berstatus kendaraan impor untuk pasar Indonesia. SUV listrik itu sudah dirakit secara lokal di fasilitas perakitan Indomobil Group yang berada di Purwakarta, Jawa Barat.

Perakitan lokal menjadi bagian dari ekspansi Changan di pasar Indonesia. Langkah tersebut memperkuat basis operasional merek asal China itu sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan elektrifikasi dalam negeri.
Changan pun turut mengandalkan jaringan purna jual untuk mendukung konsumen Nevo Q05. Saat ini tersedia 23 dealer Changan di berbagai kota, sementara garansi baterai diberikan selama delapan tahun atau 240.000 kilometer.
Garansi kendaraan berlaku lima tahun atau 150.000 kilometer. Masa perlindungan mengikuti jarak tempuh atau periode waktu yang tercapai lebih dahulu, berdasarkan syarat serta ketentuan yang berlaku.
Nevo Q05 ditawarkan dalam lima pilihan warna, yakni Whispering Pine Green, Moonlight White, Moonlight Gray, Sunset Purple, serta Cloud Veil Gray. Pilihan warna itu tersedia untuk melengkapi dua varian yang dipasarkan di Indonesia.

Dari sisi kabin, Nevo Q05 membawa head unit 14,6 inci serta digital instrument cluster 10,17 inci. Sistem perintah suara mendukung Bahasa Indonesia serta dapat digunakan tanpa wake-up command.
Fitur kenyamanan mencakup ventilated front seats, pengaturan sandaran kursi baris kedua, panoramic roof, ambient lighting, serta jok kulit premium berstruktur sembilan lapis Cloud Comfort Foam. Sementara sistem keselamatan mengandalkan 25 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) serta kamera 540 derajat.
Nevo Q05 memiliki jarak tempuh hingga 462 kilometer berdasarkan metode NEDC. SUV listrik tersebut turut mendukung Vehicle-to-Load (V2L) serta 3C fast charging yang memungkinkan pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen sekitar 15 menit.